Connect with us

Kesehatan Reproduksi & HIV

PENTINGNYA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN SEKSUALITAS PADA REMAJA

Remaja adalah suatu dimana masa yang akan di alami oleh individu semasa hidupnya. Banyak yang bilang bahwa pada masa remaja, dimana individu akan mulai mencari dan menemukan jati diri, serta mengenal berbagai macam hal.

Published

on

Prev1 of 4
Use your ← → (arrow) keys to browse

Remaja adalah suatu dimana masa yang akan di alami oleh individu semasa hidupnya. Banyak yang bilang bahwa pada masa remaja, dimana individu akan mulai mencari dan menemukan jati diri, serta mengenal berbagai macam hal. Masa ini menjadi salah satu umur dimana individu mulai mempunyai daya dan produktifitas yang tinggi. Menurut WHO (Badan Kesehatan Dunia), remaja adalah masa peralihan dimana masa dari kanak-kanak ke masa dewasa.pada Masa ini dimulai usia 12 tahun sampai usia 24 tahun. tetapi, bila dalam memasuki usia ini, mereka sudah bersetatus kawin dan sudah mandiri, maka bisa dikategorikan tidak remaja lagi.

Berkaitan dengan pengetahuan yang perlu diketahui oleh remaja, pemahaman perihal kesehatan reproduksi wajib diberikan pada masa ini. Remaja harus mengetahui bahwa pada masa remaja, mereka akan mengalami pubertas yang merupakan waktu tubuh anak-anak berubah menjadi tubuh yang dewasa dan sudah bisa bereprosuksi. Reproduksi yaitu dimanana proses individu dapat menghasilkan keturanan demi kelestarian hidupnya. Remaja terutama laki-laki yang sudah mengalami mimpi basbasah dan perempuan yang sudah mengalami menstruasi berarti perempuan tersebut sudah bisa be reproduksi.

Oleh karena itu, para remaja perlu memahami dengan sangatv baik cara menjaga dan merawat kesehatan reproduksi atau organ intim mereka. Selain itu, pada masa pubertas, remaja juga perlu memahami perubahan yang terjadi pada fisik hingga emosi atau mental mereka. Pemahaman tentang perubahan fisik diperlukan oleh laki-laki dan perempuan, baik memahami perubahan pada diri sendiri maupun lawan jenis. Perubahan fisik seperti alat reproduksi yang membesar, menghasilkan sperma (laki-laki) atau sel telur (perempuan), hingga tanda perubahan fisik lain harus sudah diketahui agar remaja tidak kaget dan bisa menjaga pola hidupnya dengan baik dan sehat.

Perubahan emosi dan mental juga perlu dipahami dengan baik oleh remaja. Perubahan yang muncul pada masa remaja seperti lebih sensitif, hingga ketertarikan pada lawan jenis harus dipahami dengan baik agar remaja dapat mengontrol hal tersebut dan tidak mengganggu aktivitas, serta masa depan mereka. Selain memahami perubahan-perubahan yang terjadi, remaja juga perlu mengetahui cara menjaga kesehatan reproduksi mereka dan perlu diterapkan setiap hari. Usia remaja merupakan pergantian dari usia kanak ke dewasa yang mengaitkan perubahan dari segi aspek seperti biologis dan psikologisnya. Dalam keadaan ini seringkali cenderung menjalani penyimpangan norma. Remaja akan melakoni proses ketidak mampuan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya, khususnya terkait pertemanan.

Prev1 of 4
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading
Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Nur Aini

    Agustus 3, 2020 at 12:48 pm

    Alhamdulillah Terima kasih…atas artikel ini,semoga bermanfaat..bagi kita semua amin…!!!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *