Connect with us

Kesehatan Reproduksi & HIV

MENGENAL HIV/AIDS SECARA BIJAK

Permasalahan sosial semakin hari semakin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya. Salah satu permasalahan yang menjadi masalah dunia dan memerlukan penanganan serius adalah masalah HIV/AIDS. Selain HIV/AIDS, persoalan lain yang ada dikalangan masyarakat adalah keterbatasan sumber daya pembiayaan bagi kegiatannya, kemerosotan karakter, pergaulan bebas, narkoba, pemerkosaan, eksploitasi pekerja anak, kerusuhan sosial, dll

Published

on

Prev1 of 4
Use your ← → (arrow) keys to browse

Permasalahan sosial semakin hari semakin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya. Salah satu permasalahan yang menjadi masalah dunia dan memerlukan penanganan serius adalah masalah HIV/AIDS. Selain HIV/AIDS, persoalan lain yang ada dikalangan masyarakat adalah keterbatasan sumber daya pembiayaan bagi kegiatannya, kemerosotan karakter, pergaulan bebas, narkoba, pemerkosaan, eksploitasi pekerja anak, kerusuhan sosial, dll.

Sampai saat ini, hidup manusia masih dianggap sebagai teka-teki” yang mengusik alur budi manusia. Walaupun demikian, ada satu yang pasti, yaitu bahwa hidup manusia bisa disorot dari pelbagai disiplin. Pengalaman universal dan refleksi rasional, menurut D. Tettamanzi, menunjukkan bahwa hidup manusia pada dasarnya adalah baik, sesuatu yang bernilai dalam dirinya dan dalam hubungan dengan sesama dan lingkungannya. Dalam terang iman-kepercayaan, hidup manusia dipahami sebagai anugerah istimewa yang berasal dari Allah Pencipta. Hidup manusia adalah milik Sang Pencipta, sedangkan hak pakai berada dalam tangan manusia.

Yang memprihatinkan adalah anak-anak di bawah usia lima tahun telah mengidap infeksi ini karena kesatuannya dengan ibu (dan ayah) pengidap virus ini. Menurut Elizabeth A. Preble, dalam tulisannya tentang AIDS di kalangan anak-anak Afrika selama tahun 1990-an, AIDS telah merenggut 1,5 hingga 2,9 juta kaum perempuan dalam usia produktif di kawasan negara-negara Afrika Timur. Dalam waktu yang sama telah muncul sekitar 3,1 sampai 5,5 juta anak-anak yatim-piatu yang terjangkit HIV. Jumlah ini sangat banyak sekali.

Prev1 of 4
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *