Beranda News Nasional KENALI COVID-19

KENALI COVID-19

536
64

Pada bulan Desember 2019 dunia telah diguncangkan oleh penyakit coronavirus baru bernama COVID-19. Ini telah mempengaruhi sebagian besar daratan Cina dan telah menyebar ke semua benua di dunia kecuali Antartika. Sebagian besar pasien datang dengan penyakit seperti flu dan gejala gastrointestinal non-spesifik pada tingkat yang lebih rendah. Dalam kebanyakan kasus, isolasi rumah sakit. Namun, kasus pneumonia sedang hingga berat dan acute respiratory distress syndrome (ARDS) memerlukan rawat inap dan beberapa kasus memerlukan ventilasi mekanis. Orang dewasa yang lebih tua dengan penyakit medis yang sudah ada sebelumnya lebih berisiko. Teknik molekuler baru yang berbeda dikembangkan untuk mengkonfirmasi diagnosis. Praktik pencegahan infeksi adalah yang terbaik untuk saat ini. Dengan sifatnya yang sangat menular dan meningkatnya kepanikan di antara negara-negara, dunia sedang menunggu pilihan pengobatan baru yang pasti dan vaksin potensial. Tinjauan naratif ini telah mengumpulkan informasi terbaru tentang COVID-19 dengan harapan dapat membantu para tenaga kesehatan dalam pengetahuan dan bersikap untuk wabah pandemi.

ARS-CoV-2 adalah grup baru beta-coronavirus 2b dari subgenus sarbecovirus, subfamili Orthocoronaviridae. Ini memiliki setidaknya 70% kesamaan dalam urutan genetik dengan SARS-CoV. Beberapa coronavirus khususnya SARS-CoV dan MERS-CoV adalah virus zoonosis yang menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia. Kelelawar dianggap sebagai vektor karena penyakit virus corona yang berbeda termasuk SARS dan MERS terkait dengannya. Kasus awal SARS-CoV-2 diduga terkait dengan penjualan ilegal hewan di pasar makanan laut basah di Huanan. Belakangan, kasus penularan dari manusia ke manusia dilaporkan dalam skala besar. Kematian kasus untuk SARS-CoV dan MERS-CoV adalah 10% (total terkena lebih dari 8000) dan 34,5% (total kasus yang terkena adalah 2465). Meskipun kematian kasus COVID-19 adalah 2,3%, peningkatan jumlah kasus menjadi perhatian hingga sekarang.

SARS-CoV-2 menyebar melalui tetesan pernapasan. Hal ini menular ketika datang untuk kontak dengan selaput lendir. Kelangsungan hidup yang tepat dari itu di lingkungan tidak diketahui. Meskipun mempertimbangkan karakteristik SARS-CoV dan MERS-CoV, virus ini dapat bertahan di permukaan selama berjam-jam hingga berhari-hari pada suhu kamar (rata-rata 20°C) dan dengan kelembaban tinggi. Itu dapat dibunuh dengan sabun cuci dan desinfektan seperti alkohol 75%. Masa inkubasi adalah dua hari sampai 14 hari. Awalnya, pembawa asimtomatik dianggap tidak menular.

Kebersihan tangan melibatkan penggunaan pembersih tangan berbasis alkohol sebelum dan sesudah setiap kontak dengan pasien. Mencuci tangan dengan air sabun selama 20 detik juga efektif. Jika tangan terlihat kotor maka dianjurkan untuk membersihkannya dengan air sabun. Handuk kertas sekali pakai harus digunakan untuk mengeringkan tangan. Jika tidak tersedia maka kain bersih dapat digunakan dan yang basah harus diganti. Disarankan juga untuk mengikuti kebersihan tangan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah melepas sarung tangan dan masker, dan setelah menggunakan toilet. Peralatan terpisah yang dapat digunakan kembali dapat digunakan oleh pasien setelah dibersihkan dengan benar.

Disinfeksi lingkungan sekitar pasien termasuk toilet dan perabotan dengan natrium hipoklorit 0,5% bermanfaat.

Menjaga etika batuk seperti menggunakan tisu saat batuk atau bersin dan membuangnya di tempat sampah tertutup. Jika tisu tidak tersedia maka batuk atau bersin dengan siku yang tertekuk. Kain bersih dapat digunakan sebagai pengganti tisu dan dicuci dengan air sabun untuk digunakan kembali. Menghindari berjabat tangan juga disarankan untuk saat ini. Bersihkan dan disinfeksi permukaan kamar mandi dan toilet setidaknya sekali sehari. Sabun atau deterjen rumah tangga biasa harus digunakan terlebih dahulu untuk membersihkan, dan kemudian, setelah dibilas, disinfektan rumah tangga biasa yang mengandung 0,5% natrium hipoklorit harus diterapkan.

Dari sini kita bisa melihat bahwa betapa penting sekali kita selalu mencari informasi yang benar berkaitan dengan pandemi saat ini. Kondisi ini harus kita siasati dengan mematuhi peraturan yang telah menjadi acuan dalam penanganan penanggulangan covid, serta tidak lupa selalu memakai masker saat berpergian dan jaga jarak.

64 KOMENTAR

  1. kita sebagai kesehatan harus memaparkan bagaimana cara mencegah penyakitg/virus ini karna dikalangan masarakat banyak yang tidak percaya akan adanya covid 19 ini,nah dengan artikel di atas kita bisa sedikit banyak menjeleskan ke masayarakat apa itu penyakit/covid 19,

    • Assalamualaikum pak ingin izin bertanya apabila kita udah mengikuti protokol kesehatan jaga jarak pakai masker cuci tangan semua himbauan dari pemerintah juga sudah di laksanakan termasuk vaksin covid juga sudah di jalankan tetapi kenapa masih saja bisa terkena penyakit covid? trimakasih 🙏

      • Semua himbauan itu adalah indikator memperkecil terjadinya sebuah risiko. nah jika dikaitkan dengan sebuah vaksin maka kita perlu lihat dulu dengan melakukan sebuah penelitian misal dengan pendekatan mayarakat dan laboraturium…… perilaku manusia jika patut kita kaji

  2. Assalamualaikum izin bertanya bagaimana jika dilingkungan sekitar kita tidak memakai masker sedangkan pemerintah menyarankan agar kita memakai masker agar terhindar dari covid-19 yang semakin lama semakin marak penyebaran nya dan apa tindakan kita sebagai tenaga kesehatan jika kita sudah melakukan upaya agar tidak terkena penularan tetapi tidak di dengarkan lagi🙏🙏terima kasih

    • Mohon izin menjawab , jika dilingkungan kita banyak yg tidak memperdulikan soal maskes atau banyak yg tidak memakai masker , padahal pemerintah sudah mewajibkan untuk menggunakan masker, tugas kita sebagai tenaga kesehatan yaitu yang pertama kita cari tau apa penyebab seseorang itu tidak pake masker , lalu yg kedua kita lakukan ide atau bagaimana penerapakan ke masyarakat agar patuh protokol kesehatan dimasa pandemi seperti ini, jika masyarakat tidak mempercayai covid 19 maka kita sebagai tenaga kesehatan harus menyuluhkan bahwa covid ini ada , bagaimana caranya? Banyak sekali caranya , kita bisa bahas jga dari sejarah2 sebelum covid menyerang , bisa jga dari sisi pandang agama. Terima kasih itu tdi jawaban dari saya , mohon maaf bila ada kata yg salah atau kekurangan dari jawaban saya🙏

  3. Mohon maaf pak sebelumnya bagaimana cara kita meyakinkan masyarakat mengenai adanya covid19, terutama di daerah terpencil seperti di desa,mereka beranggapan bahwasanya covid itu tidak ada dan covid juga di anggap hanyalah permainan pemerintah saja.mereka memiliki asumsi seperti ini” jika memang sudah takdirnya meninggal tanpa adanya covid19 juga akan tetap meninggal”.apakah hal itu terjadi karena kurangnya pengetahuan atau kurang nya pembuktian dari tenaga kesehatan ?

    • Dengan kurang nya pengetahuan masyarakat tentang COVID Maka masyarakat pastinya berasumsi bahwa covid sebenarnya tidak ada dan tidak akan ada,kita bisa melakukan penyuluhan atau promosi kesehatan agar masyarakat mendapatkan ilmu dan mengetahui Covid itu apa,cara mencegahnya seperti apa,asalnya darimana. Dengan melakukan promosi kesehatan kita dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan pengetahuannya.

  4. Terimakasih pak,mohon maaf sebelumnya saya ingin bertanya. Bagaimana cara kita mengatasi Masyarakat yang tidakematuhi protokol kesehatan dan anak dari masyarakat tersebut sering bermain ke rumah kita tanpa menggunakan masker dan jaga jarak. Apakah kita harus mengusirnya atau bagaimana pak? Terimakasih 🙏🏻

    • Izin menjawab
      Sebaiknya masyarakat di berikan edukasi tentang Covid-19 sehingga nantinya masyarakat tersebut perlahan akan mengerti bahwa virus tersebut memang ada dan berbahaya sehingga nanti akan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ada.
      Sebaiknya depan rumah kita sedikan tempat untuk cuci tangan atau hand sanitizer dan kita harus menegur / memberi tau untuk diwajibkan memakai masker karena masih dalam situasi pandemi jika kita ingin mengusirnya berbicara dengan halus dan sopan supaya tidak tersinggung

    • Saya Madalena Dos Santos izin Menjawab Siska.
      Untuk anak yg main ketempat kita tanpa masker, berikan pengertian yg bisa mereka pahami.

  5. Saya izin bertanya. Kan skrg sudah ada vaksin untuk mencegah covid-19. Apa itu kita hanya vaksin sekali trs terhindar dr covid atau kita harus vaksin lebih dari satu kali pak??

    • Untuk vaksin tidak cuma di lakukan sekali saja, tapi vaksin harus di lakukan 2 kali, dalam jangkah waktu yang berbeda, contohnya jika sudah vaksin yang pertama, maka lakukan vaksin yang kedua pada jangkah waktu yg berbeda, yaitu satu minggu lagi untuk melakukan suntik vaksin yang kedua.

    • Bisa saja mudah untuk tertular virus covid-19. Maka dari itu vaksinasi harus dilakukan. Untuk mencegah virus covid-19

    • Waallaikumsalam…
      Saya RAgil Dian Saputra, izin menjawab putri…
      Secara medis, kita melakukan vaksinasi COVID-19 tentunya akan membuat penerima vaksin memiliki risiko lebih kecil tertular covid 19, dibandingkan seseorang yang belum menerima vaksin COVID-19.
      kalau secara umum, jika kita tidak melakukan vaksinasi kita tidak akan dapat sertifikat atau bukti surat telah melakukan vaksin. dan susah untuk melamar pekerjaan atau untuk bukti kalau mau berpergian keluar kota.

  6. Assalamualaikum izin bertanya bagaimana jika di lingkungan sekitar kita tidak memakai masker sedangakn pemerintah menyarankan agar kita memakai masker supaya terhindar dari covid-19 yang semakin lama semakin marak penyebarannya dan apa tindakan kita sebagai tenaga kesehatan jika kita sudah melakukan upaya agar tidak terkena penularan tetapi tidak di dengarkan lagi 🙏🙏terima kasih

    • Saya Madalena Dos Santos Xavier izin menjawab VERA.
      Jika dilingkungan kita ada yang tidak memakai masker sebagai ssma yang peduli tentang kesehatan kita harus memberikan masukan yg positf ttg pengunaan masker.

  7. menurut saya virus corona itu ada virus corona yaitu jenis virus yang menyerang sistem pernafasan manusia.dan virus ini berhubungan sars dan mers yg sempat merebak pada beberapa tahun lalu.
    Dan skrg ada jenis baru virus yaitu sars menyebar melalu tetesan pernafasan dengan selaput lendir. Jadi setiap kita mau melakukan aktivitas diluar rumah selalu makai masker jangan sampek kita keluar rumah dengan tidak pakek masker di karenakan kita tidak tahu kapan virus itu menyerang kita selalu jaga kebersihan kita sebagai perawat tidak boleh melanggar protokol kesehatan yang sudah di tentukan oleh who dan pemerintah indonesia semakin kedepan semakin banyak varian virus lain terimakasih

  8. Mohon maaf ijin bertanya pak, bagaimana jika waktu di tes swab atau pemeriksaan si pasien positif covid tapi si pasien tidak percaya, akhirnya melakukan pemeriksaan kedua kali pada hari itu juga stelah di tes yang kedua kali, pasien tersebut negative, otomatis pasien tersebut merasa di bohongi, apa yg harus di lakukan tenaga medis dalam memberikan pengertian atau edukasi kepada pasien tersebut pak?

    • Izin menjawab edukasi yang bisa kita berikan yaitu menjelaskan tes itu sendiri dan hal hal yang bersangkutan.

      Rapid tes adalah pemeriksaan cepat yang dilakukan dengan pengambilan sampel darah.Hasilnya dapat langsung diketahui dan tidak menunggu berhari-hari seperti PCR. Tapi kelemahan tes ini yang dideteksi adalah antibodi.Sedangkan antibodi orang yang terinfeksi virus baru dapat terbentuk sekitar kurang lebih 1 minggu. Jadi tes ini tidak 100% akurat dan bisa juga menimbulkan negatif palsu ataupun positif palsu.Sehingga tes ini tidak bisa digunakan sebagai alat konfirmasi, tapi hanya screening saja.

      Hasil rapid test positif bisa berarti:

      -terkena Covid-19
      -terkena Covid-19 di masa lampau
      -tidak terkena Covid-19 tapi ada reaksi silang dengan virus lain (coronavirus, dengue virus)

      Saran jika positif adalah konfirmasi dengan pemeriksaan PCR

      Sementara hasil rapid test negatif bisa berarti:

      -tidak terkena Covid-19
      -terkena Covid-19 tapi antibodi tidak terbentuk karena
      -Baru terinfeksi (masa inkubasi) atau ada masalah kekebalan tubuh

      Secara umum, bila hasil rapid tes reaktif, tentunya akan dilakukan pertimbangan apakah perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan misalnya pemeriksaan Swab PCR untuk mengkonfirmasi apakah mengalami Covid-19 atau tidak.

      Sehingga sebaiknya pasien pun dapat berkonsultasi dengan dokter yang merawat nya.Tentunya dokter akan melakukan penanganan terbaik sesuai dengan kondisi px.

      Saran jika negatif adalah periksa ulang dalam 10 hari.Pemeriksaan secara berkala untuk hasil yang memuaskan

      Tetaplah menjaga kesehatan ya dan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker apalagi kontak dengan orang yang sedang sakit, makan makanan bergizi, berjemur, istirahat yang cukup,rajin mencuci tangan,dan tetap berpikir positif.

      Semoga membantu

  9. Muncul nya wabah virus corona, sebagian ada yang percaya dan sebaliknya. Dengan kita percaya adanya wabah ini, mari kita lawan covid-19 dengan saling mendukung, selalu bersikap positif kepada sesama, lalu dengan sebagian masyarakat yang tidak percaya, kita perlu pendekatan terhadap masyarakat untuk mengenalkan tentang covid, apa saja penyebabnya, bagaimana cara penanganannya, apa saja yang perlu diterapkan agar terhindar dari resiko covid-19.
    Pelayanan kesehatan secara online juga dapat diberikan agar masyarakat berkurang sehingga risiko penularan covid-19 juga bisa ditekan.
    “Waspada boleh, Panik jangan”
    Penting juga untuk selalu mencari informasi yang benar terkait covid-19.
    Seluruh masyarakat harus selalu mematuhi protokol kesehatan.

  10. Mohon maaf pak izin menanggapi. Pada saat ini juga di gegerkan kembali kasus covid varian baru yaitu varian delta yang katanya varian ini paling mampu dan tercepat dari varian virus yang sebelumnya. Varian ini juga dinyatakan oleh badan kesehatan PBB sebagai varian yg paling mengkhawatirkan, dan memiliki potensi lebih mematikan karena penularan nya lebih efisien. Jadi terdapat 3 varian dalam kasus ini, yaitu varian delta, varian alfa, dan varian beta

  11. Covid 19 adalah virus zoonosis yang menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia .salah satu hewan yang menyebabkan covid adalah kelelawar , covid 19 sekarang suda menyebar ke seluruh Dunia kecuali Antartika covid juga banyak menelan korban jiwa , parah tenaga kesehatan sekarang bayak yang berjuang untuk membasmi covid 19 . Namun ada beberapa masyarakat yang bercaya covid 19 ada Dan beberapa yang tidak percaya covid ada. Untuk beberapa warga yang kurang percaya covid 19 tidak ada mereka tidak menjaga kesehatan malah menyepelekan nya
    Seperti memakai masker dan mencuci tangan .dan banya yang membuat konten negatif di sosial media Tetang covid
    19 . Kita sebagai tenaga kesehatan harus memberikan pemaparan yang baik terhadap mereka yang tidak percaya covid 19 bahwa covid 19 ada Dan sangt penting untuk menjaga kesehatan seperti memakai masker dan mencuci serta menjaga jarak

  12. Saya Melvya Diva Oktaviani.
    ingin menanggapi artikel berkenaan dengan “Kenali Covid 19”, saya percaya bahwa covid 19 itu ada namun di awal pandemi saya sempat ragu bahwa virus ini ada keberadaanya karena ansumsi masyarakat dan lingkungan yang kontra dengan virus ini, namun seiring berjalannya waktu saya dapat memahami.
    sebenarnya mencegah virus ini masuk kedalam tubuh adalah bagaimana cara kita tetap menjaga kesehatan juga kebersihan diri dan lingkungan.
    Namun dengan permasalahan kondisi masyarakat indonesia yang gampang terkena berita hoax saya yakin bahwa diluar sana beberapa masyarakat tidak percaya dengan covid 19 mereka beransumsi bahwa virus ini telah di buat oleh orang, mungkin seperti itu.
    mungkin yang bisa dilakukan agar masyarakat tidak termakan hoax salah satunya tetap mengedukasi dan menyebarkan berita tidak hoax, dan mengedukasi masyarakat yang memiliki pola fikir seperti ini adalah sebuah tantangan.

  13. Virus yang awalnya ditemukan di Wuhan, Cina, ini bernama SARS-CoV-2. Penyakit yang ditimbulkannya secara resmi disebut COVID-19, singkatan dari Coronavirus Disease 2019. Contoh mudahnya, penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV.

    Nah, SARS-CoV-2 ini termasuk golongan virus yang menyerang pernapasan. Dalam dunia medis, virus jenis ini tergabung dalam keluarga virus Corona. Ada tujuh jenis virus Corona yang sudah diketahui, termasuk virus flu biasa, severe acute respiratory syndrome (SARS), dan Middle East respiratory syndrome (MERS).

    Jadi, COVID-19 memang masih berkerabat dengan penyakit flu biasa, SARS, dan juga MERS.

    Nama “Corona” diambil dari kata berbahasa Latin yang berarti “mahkota.” Ini disebabkan karena bentuk virus Corona yang menyerupai sebuah bola berduri yang berbentuk mahkota.

    Menurut WHO, COVID-19 jauh lebih mudah menular, dan sayangnya, sangat sukar dideteksi. Gejala yang muncul umumnya ringan, seperti batuk kering, demam, kelelahan, dan sesak napas. Namun, ini semua sangat tergantung kepada daya tahan tubuh masing-masing. Bahkan, sudah ada beberapa laporan kasus terbukti positif COVID-19 meski tanpa gejala.

    Para pejabat badan kesehatan mengatakan COVID-19 tidak lebih mematikan daripada SARS, yang memiliki laju kematian (fatality rate) 10% dari seluruh orang yang terinfeksi.

    Per 3 Maret 2020, WHO menyatakan bahwa 3,4% kasus COVID-19 yang dilaporkan berujung pada kematian. Namun, itu hitungan sementara yang masih sangat mungkin berubah. Daya bunuh virus ini mungkin saja tersembunyi di balik kasus-kasus yang tak dilaporkan dan ditangani secara medis.

    Sebagaimana umumnya penyakit pernapasan, orang-orang berusia lanjut dan yang mempunyai penyakit-penyakit bawaan seperti diabetes dan darah tinggi lebih rawan. Pada lansia dengan riwayat penyakit jantung, diabetes, atau kondisi lain, COVID-19 dapat menyebabkan pneumonia, kegagalan organ, bahkan kematian.

    Tetapi bagi kebanyakan orang, kasus-kasusnya lebih ringan, hanya membutuhkan sedikit atau tidak ada intervensi medis.

    Bagaimana dengan anak-anak? Menurut CDC, belum ada bukti bahwa anak-anak lebih rentan terkena COVID-19.
    Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan COVID-19 sebagai pandemi, artinya, wabah tersebut telah melanda seluruh dunia. Istilah ini berasal dari kata Yunani pan, yang berarti “semua” dan demo, yang berarti orang.

    Pengumuman ini tidak serta-merta menuntut pendanaan, protokol, atau peraturan baru. Nilai terpentingnya ialah pengakuan atas keadaan.

    Tidakkah pengumuman ini memperparah kepanikan? Menurut Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, ada yang lebih penting. “Kami sangat prihatin melihat laju transmisi yang mengkhawatirkan dan penanganannya yang lamban,” ujarnya.

    Dulu, status pandemi dipandang sebagai tanda kegagalan mengatasi wabah, sehingga otoritas mesti sungguh-sungguh mengutamakan mitigasi, misalnya mendirikan rumah sakit khusus untuk menangani pasien terinfeksi, menyiapkan logistik, serta memberlakukan karantina.

    Namun, COVID-19 berbeda. Dalam beberapa pekan terakhir, WHO menegaskan bahwa semua negara harus berfokus pada pencegahan, sekalipun ketika mereka sudah meningkatkan upaya mitigasi. Dunia masih bisa melawan. Dengan mengendalikan virus, kita dapat memperlambat penyebarannya dan menyusun strategi mitigasi yang lebih baik.

  14. Terimakasih pak sebelumnya, mohon izin bertanya
    Di tempat saya ingin di adakan vaksin secara gratis oleh kabupaten di setiap kecamatan dan desa, tetapi banyak sekali orang yang tidak mau di vaksin dengan alasan vaksin tersebut mempunyai efek samping, tetapi kita tidak tau efek dari vaksin tersebut, bagaimana cara menangani hal tersebut ya pak
    Terimakasih sebelumnya 🙏

    • Saya Ragil Izin Menjawab Rizka…
      Kan banyak orang yang tidak mau divaksin, jadi kan masih ada orang yang bersedia mau dan telah di vaksin.
      kita jelaskan kita melakukan pendekatan dengan orang yang tidak mau divaksin tersebut, kita jelaskan dan beri tau kita beri tau tentang orang yang telah di vaksin tersebut efeknya itu seperti ini dan tidak akan berbahaya bagi tubuh buktinya ada juga yang telah di vaksin dan mau kenapa anda kok masih gamau seperti itu sih masukan dari saya Rizka

      TERIMA KASIH…

  15. Menurut saya virus covid ini sangat berbahya mengapa karna dia tak pandang umur tua maupun balita.virus inu menyerang sistem peenapasan dimana saat terkontaminasi virus tersebut manusia akan mengali sesak napas dan bisa mengakibatkan kematian.sudah hampir 2 thn tpi tk kunjung selesai.kita sebagai tenaga medis tetap melaksanakan protokol kesehatan karna apa sangat pnting dimana virus ini menular melalui air liur .maka dari itu tetap jaga kesehatan semakin kedepan virus ini semakin banyak varian gejala nya ….

  16. Terimakasih pak, mohon izin bertanya saya rizka putri melinda sari
    Di tempat saya ingin di adakan vaksin secara gratis oleh kabupaten di setiap kecamatan dan desa, tetapi banyak sekali orang yang tidak mau di vaksin dengan alasan vaksin tersebut mempunyai efek samping, tetapi kita tidak tau efek dari vaksin tersebut, bagaimana cara menangani hal tersebut ya pak
    Terimakasih sebelumnya 🙏

    • Saya Madalena Dos Santos Xavier izin menjawab Rizka.

      Berilah gambaran tetang vaksin tersebut yg dapat diterimah oleh mereka. Contoh imunisasi pada anak anak.

  17. Assalamualaikum wr.wb
    Diberbagai belahan dunia sekarang, memang lagi maraknya kasus covid-19. Adanya virus dari hari ke hari juga menambah kasus jumlah kematian di indonesia ataupun belahan dunia lain. Dengan sifatnya yang sangat menular menjadikan meningkatnya kepanikan antar negara-negara. Beberapa corna virus khususnya SARS – CoV dan MERS – CoV adalah virus zonosis yang menyebabkan penyakit pernafasan pada manusia. Sekarang banyak tenaga pendidikan penyuluhan kesehatan terhadap perilaku hidup sehat dan protokol tentang pengguna masker sebagai keseharian.
    Maka diharapkan dengan adanya tenaga kesehatan atau masyarakat dapat hidup dengan bersih dan sehat, menggunakan masker saat diluar rumah dan beraktivitas. Karena covid sekarang banyak berkembang menjadi lebih kuat dan ganas. karena itu mari menerapkan pola hidup sehat dan patuhi protokol yang berlaku.

  18. Saya sangat setuju dengan artikel di sebut yang pertama dimana kita harus mampu mengenal tanda dan gejala jika telah terinfeksi coronavirus, tentang makanan yang di konsumsi seharusnya kita juga memperhatikan dengan baik lebih baik menerapkan penyemprotan cairan desinfektan di bungkus makanan, yang kedua kita harus mampu mencegah atau memutus rantai penularan coronavirus, dimana corona virus sendiri dapat ditularkan melalui percikan air liur atau droplet yaitu dengan memakai masker dan memisahkan barang pribadi, yang ketiga alangkah lebih baiknya kita mampu menerapkan bersih diri terlebih dahulu seperti menerapkan kebersihan dari lingkungan dan diri, lingkungan seperti penyemprotan cairan desinfektan dimana orang lain sering menjangkau nya,
    Mohon maaf untuk pertanyaannya apakah seseorang mampu menjalankan satu persatu tindakan tersebut dan jika tidak bagaimana solusi yang dapat membantu pemutusan rantai penularan coronavirus.?
    Terimakasih

  19. LIDYA.ANAKTOTOTY

    Sebagai seorang tenaga kesehatan kita harus terus meyakinkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap wabah virus covid-19. Dengan selalu mempromosikan atau menerapkan materi tentang covid 19 di kehidupan masyarakat. Dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang setelah terpapar ke orang yang terinfeksi covid 19 lakukan tindakan untuk tidak terkontaminasi dengan orang lain seperti:
    * Hubungi penyedia layanan kesehatan atau hotline covid 19 untuk mendapatkan informasi terkait tempat dan waktu untuk menjalani tes.
    *Tadi prosedur pelacakan kontak Untuk menghentikan penyebaran virus.
    *Jika tes tidak tersedia, tetaplah di rumah dan Jangan melakukan kontak dengan orang lain selama 14 hari.
    *Selama masa karantina, Jangan pergi ke kantor, sekolah, atau tempat-tempat umum. Mintalah seseorang mencukupi kebutuhan anda.
    *Jaga jarak minimal 1 m dari orang lain termasuk anggota keluarga anda.
    *Kenakan masker medis untuk melindungi orang lain termasuk jika/ketika anda perlu meminta perawatan medis.
    *Di tangan Anda secara rutin.
    *Gunakan ruangan yang terpisah dari anggota keluarga lain dan jika tidak memungkinkan, selalu kenakan masker medis.
    *Pastikan ventilasi ruangan selalu baik
    *Jika menggunakan kamar bersama orang lain, beri jarak antar tempat tidur minimal 1 M.
    *Amati diri anda sendiri apakah ada gejala apapun selama 14 hari.
    *segera hubungi penyedia layanan kesehatan jika anda mengalami salah satu tanda bahaya berikut: sulit bernapas, sulit berbicara atau bergerak, bingung, atau merasakan nyeri di dada.
    *Tetaplah positif dengan terus berinteraksi dengan orang-orang terdekat melalui telepon atau internet, dan dengan berolahraga di rumah.

  20. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
    Saya Ragil Dian Saputra mohon izin bertanya, Karena meningkat yang terkena Covid19 terutama di wilayah Kota Surabaya yang rencananya akan Pembelajaran Tatap Muka dilakukan bulan Juli jadi tertunda lagi karena meningkatnya jumlah yang terkena Covid19.
    Pertanyaan saya adalah, saya sebagai mahasiswa Ilmu Keperawatan bagaimana cara kita melakukan promosi kesehatan ke masyarakat dan lingkungan sekitar atas kejadian tentang Pembelajaran Tatap Muka yang ditunda karena meningkatnya jumlah yang terkena Covid19 ???
    Jika kita melakukan promosi kesehatan dengan media video di sosial media, kan netizen Indonesia kalau berkomentar ada yang ngena langsung dihati. bagaimana kita menghadapi komentar netizen tersebut supaya kita tidak sakit hati karena komentar tersebut terutama netizen yang tidak percaya akan covid19 ???

  21. Untuk mencegah penyebaran virus tersebut, kita juga sebisa mungkin untuk mencegah perkembangan virus tersebut. Dengan apa kita mencegah nya? Ya dengan mematuhi protokol kesehatan dimanapun kita berada, selalu jaga jarak dengan orang sekitar. Bagi masyarakat Yang tidak mempercayai virus ini, tugas para tenaga kesehatan dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat dan menjelaskan bahwa virus ini nyata adanya, kita juga bisa menjelaskan gejala dari virus ini, penyebab virus, dan penanganan nya. Sehingga masyarakat Lama kelamaan akan percaya “oh ternyata virus ini nyata” dan masyarakat pun akan menjaga dan mematuhi peraturan pemerintah dan tenaga kesehatan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan

  22. asumsi saya mengenai kelelawar dianggap sebagai vektor karena penyakit virus corona yang berbeda termasuk SARS dan MERS terkait dengannya, saya kurang setuju jika orang-orang menyalahkan kelelawar karena virus SARS semata-mata kelelawar dijadikan tersangka adanya covid-19 dan jika memang benar bahwa kelelawar merupakan sumber dari adanya virus pasti hewan ini tidak mungkin menyebarkan langsung ke manusia. manusia lah yang disalahkan atas terjadinya wabah serta penyebaran virus ini dan jika kita membunuh kelelawar tidak akan membuat kita terlindungi dari wabah ini justru memperburuk keadaan jika membunuhnya secara massal.

  23. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mohon izin pak disini saya akan menanggapi artikel di atas
    COVID-19 dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila menyerang orang lanjut usia, ibu hamil, perokok, penderita penyakit tertentu, dan orang yang daya tahan tubuhnya lemah, seperti penderita kanker.
    Karena mudah menular, penyakit ini juga berisiko tinggi menginfeksi para tenaga medis yang merawat pasien COVID-19. Oleh karena itu, tenaga medis dan orang yang melakukan kontak dengan pasien COVID-19 perlu menggunakan alat pelindung diri (APD).
    Untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan gejala dari virus Corona, diperlukan rapid test atau PCR. Untuk menemukan tempat melakukan rapid test atau PCR di sekitar rumah. Pada beberapa penderita, COVID-19 dapat tidak menimbulkan gejala sama sekali. Orang yang sudah terkonfirmasi positif COVID-19 melalui pemeriksaan RT-PCR namun tidak mengalami gejala disebut sebagai kasus konfirmasi asimptomatik. Penderita ini tetap bisa menularkan COVID-19 ke orang lain.
    sekian dari tanggapan saya mengenai artikel di atas, semoga membantu dan bermanfaat bagi kita semua 🙂
    Sebelumnya terimakasih banyak atas artikel yang sudah bapak share karna sangat berguna bagi saya dan dapat menambah pengetahuan tentang covid 19 serta untuk selalu waspada dan percaya adanya covid 19 ini…
    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  24. Mohon maaf pak saya izin berasumsi tentang covid-19 yang saat ini semakin meludak jumlah penyebaran nya.
    Wabah virus covid -19 ini memang penularannya sangatlah cepat yaitu melalui udara, serta cara yang menjadi jalur penyebaran virus Corona yaitu melalui droplet, melalui permukaan yang terkontaminasi, serta melalui fekal-oral atau limbah manusia. Wabah virus ini memang sangat cepat untuk menyebar ke berbagai negara di dunia. Sehingga WHO menyatakan wabah penyebaran virus covid-19 sebagai pandemi dunia.
    Sebagai dampak dari pandemi covid 19 ini menyebabkan diterapkannya berbagai kebijakan untuk memutus rantai penyebaran virus covid 19 di Indonesia. Serta upaya yang dilakukan oleh pemerintahan untuk memutus mata rantai ini adalah sebagai berikut :
    1. Physical distancing atau social distancing yaitu himbauan untuk menjaga jarak diantara masyarakat, menjauhi aktivitas dalam segala bentuk kerumunan, perkumpulan dan menghindari adanya pertemuan yang melibatkan banyak orang.
    2. Work From Home (WHO) di kebijakan ini upaya yang diterapkan kepada masyarakat agar dapat menyelesaikan segala pekerjaan dari rumah.

    Dan Dimasa new normal seperti saat ini harus selalu ingat 3M. 3M sangat mudah untuk dilakukan dan bisa memutus rantai penyebaran virus Corona yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

    Terimakasih🙏🏻

  25. Menurut saya covid-19 itu virus yg berbahaya. Dan gejala gejalanya pun juga hampir sama dengan penyakit seperti yg kita alami biasanya. Seperti flu batuk atau yg lain. Terkadang manusia juga tidak bisa membedakan apakah flu itu virus covid, ataupun virus flu biasa. Dan tindakan yg benar untuk dilakukan yaitu pemeriksaan fisik atau juga swab dll. Sebenarnya untuk warga Indonesia atau negara lain pun tidak boleh menyepelekan virus tersebut. karena virus ini bisa saya merenggut nyawa warga. Untuk anjuran pemerintah ttg 5M saya sangat setuju. Karna untuk berjaga jaga agar kita terhindar dari covid-19. Jadi untuk seluruh warga Indonesia/negri ini, terapkan apa yg dianjurkan pemerintah, agar semakin cepat hilangnya pemaparan virus covid-19. Agar kita bisa beraktivitas dengan normal kembali.

  26. Perkenalkan saya setya rizki Toni yuliyanto
    Nim 2011411071
    Semester 2
    Klas b
    Setelah saya membaca dan mehaminya di atas tertulis kematian kasus untuk SARS-CoV dan -MERS-CoV adalah 10%(total terkena lebih dari 8000) dan 34,5%(total kasus yang terkena adalah 2465). Meskipun kematian kasus CoVID -19 adalah 2,3%, peningkatan jumlah kasus menjadi perhatian hingga sekarang.
    Nah yang saya tanyakan yaitu. Mungkin saya adalah salah satu atau hanya satu satunya yang gak percaya tentang adanya virus korona ini karna waktu surabaya di nobatkan sebagai Jona hitam adanya korona saya ke Surabaya dan saya melakukan keseharian tanpa masker. Keliling komplek dan di warkop dan di moll dan mencoba tidak mencuci tangan selama 1 bulan lebih. Namun saya merasa biasa saja. Jika memang virus ini sangat berbahaya dan juga penyebarnya hebat. Kenapa saya yang berada di tempat yg zona hitam gk terkena. Di cek suhu saat di moll maupun di tempat makan suhu saya normal? Yang ada di pikiran saya kenapa apa saya daya imunya kuat. Jka kuat harusnya saat saya pulang dari Surabaya ortu dan adik. Kaka dan temen saya kena yang ada di rumah saat saya pulang. Tpi sampai sekarang di kampung saya normal sampai sekarang.?
    Saya mundur lagi saat saya dateng ke Surabaya awal saat di surabaya zona hitam.saat saya sampe kan saya menginap di rumah sodara saya di situ anak perempuan yang seumuran dengan saya yang sama mau kuliah. Dia mendaftar di kampus yang saat tes masuknya oflen ngerjain soal di situ tpi di suruh tes covid apa gak. Nah saat di tes katanya positif covid. Padahal anaknya jarang keluar kamar saat saya sampe aja gk kontak langsung sama saya dia dikamar terus saya juga di suruh di kamar terus saat pertama sampe. Dan dia padahal katanya gak kenapa napa. Ibunya nangis tpi kata suaminya . anaknya namanya kan daya katnya daya sehat mah. Daya gk napa napa. Disitu semua bingung jarang keluar. Tubuh sehat ko di bilang positif. Akhirnya bayar ke rumah sakit agar datanya di palsukan biar bisa ikut tes. Sampe sekarang sehat semua. Saya bingung pak. Sampe sekarang saya juga masih gk percaya adanya covid ini maaf

  27. COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019 virus ini sangat berbahaya dan mematikanuntuk itu yang perlu disadari benar adalah pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri karena pencegahan tersebut adalah yang paling baik dan murah Adapun langkah pencegahan dan menjaga diri dari Virus Corona adalah dengan menerapkan protokol kesehatan Hidung beringus.Sakit kepala.Batuk.Sakit tenggorokan.Demam. Merasa tidak enak badan. Hilangnya kemampuan indera perasa dan penciuman Virus menyebar melalui tetesan air liur yang muncrat dari mulut orang akibat batuk atau bersin, yang kemudian masuk ke tubuh orang yang berada di dekatnya melalui mulut, hidung dan mata.

  28. Manusia cenderung takut pada sesuatu yang belum diketahui dan lebih mudah menghubungkan rasa takut pada kelompok yang berbeda inilah yang menyebabkan munculnya stigma sosial dan diskriminasi terhadap etnis tertentu dan juga orang yang dianggap mempunyai hubungan dengan virus ini.Oleh karena itu kita bisa melihat bahwa betapa penting sekali kita selalu mencari informasi yang benar berkaitan dengan pandemi saat ini.

  29. Mohon maaf pak saya Nita Ratnasari izin menanggapi, Pandemi Covid-19 yang melanda indonesi menyebabkan perubahan di berbagai aspek kehidupan, terutama sangat berpengaruh signifikan di aspek kesehatan masyarakat. Sehingga, pelaksanaan program-program bidang kesehatan kini terfokus pada penanganan Covid-19. Covid -19 menuntut untuk melakukan perubahan, baik dalam hal cara berfikir, cara berperilaku, dan cara bekerja. Tatanan selanjutnya adalah cara berpikir cara berperilaku yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan tangguh terhadap ancaman penyakit termasuk dari penyakit hari esok. Maka dari itu upaya untuk menaggulangi dan menghindari diri dari terpaparnya Covid -19, yaitu dengan menjaga kebersihan. Mulai dari cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker, hingga perilaku hidup bersih dan sehat, seperti berolahraga, makan makanan bergizi, menghindari rokok dan faktor yang mendatangkan stress, dan slalu jaga jarak pada keramaian. Dan juga slalu mencari informasi yang benar berkaitan dengan pandemi saat ini.

  30. Permisi pak mohon maaf saya Nita Ratnasari izin menanggapi, Pandemi Covid-19 yang melanda indonesi menyebabkan perubahan di berbagai aspek kehidupan, terutama sangat berpengaruh signifikan di aspek kesehatan masyarakat. Sehingga, pelaksanaan program-program bidang kesehatan kini terfokus pada penanganan Covid-19. Covid -19 menuntut untuk melakukan perubahan, baik dalam hal cara berfikir, cara berperilaku, dan cara bekerja. Tatanan selanjutnya adalah cara berpikir cara berperilaku yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan tangguh terhadap ancaman penyakit termasuk dari penyakit hari esok. Maka dari itu upaya untuk menaggulangi dan menghindari diri dari terpaparnya Covid -19, yaitu dengan menjaga kebersihan. Mulai dari cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker, hingga perilaku hidup bersih dan sehat, seperti berolahraga, makan makanan bergizi, menghindari rokok dan faktor yang mendatangkan stress, dan slalu jaga jarak pada keramaian. Dan juga slalu mencari informasi yang benar berkaitan dengan pandemi saat ini.

  31. Datangnya virus covid 19 ini membuat sebagian masyarakat tidak percaya adanya penyakit virus menular tersebut, apalagi di kalangan masyarakat menengah ke bawah, mereka tidak mempercayai itu, karena yang mereka pikirkan bagaimana mencari nafka untuk keluarga di rumah, tanpa harus memikirkan kesehatannya, sedangkan yang menengah ke atas mereka percaya adanya covid 19 di karenakan mereka tidak takut dengan perekonomian mereka, jdi yang mereka jaga kesehatan mereka tanpa mikir keuangan. Dari sini lah banyak yang berasumsi jika tidak bekerja maka bukan mati karena virus covid 19 tapi mati karena kelaparan, itulah yg selalu di katakan oleh sebagian masyarakat yang tidak percya adanya covid 19 dan yang perekonomiannya kebawah. Oleh karena itu pemerintah akhirnya memberikan pengarahan bagi semua masyarakat untuk selalu menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan untuk mencegah agar covid 19 tidak semakin membesar.

  32. Saya berasumsi bahwa SARS-CoV-2 ini termasuk golongan virus yang menyerang pernapasan. Dalam dunia medis, virus jenis ini tergabung dalam virus Corona.
    Kita sebagai tenaga kesehatan harus memiliki wawasan yang luas mengenai covid 19 dan wajib memberikan penyuluhan pengetahuan kepada masyarakat yang belum paham betul mengenai virus corona, agar masyarakat sekitar percaya bahwa virus corona itu ada dan memberikan penjelasan dengan baik dan benar mengenai apa itu virus corona, apa penyebabnya, apa bahaya virus corona, bagaimana cara menangani virus corona. Dari penyuluhan yang kita berikan kepada masyarakat yang baik dan benar tentu saja masyarakat akan mengetahui tentang apa itu virus corona dan akan sadar bagaimana cara menerapkan hidup sehat.
    Maka dari itu kita wajib terus mencari informasi yang benar berkenaan dengan virus corona
    Jumlah kasus infeksi virus corona di Indonesia terus meningkat. Sudah seharusnya kita lebih patuh terhadap protokol kesehatan yang telah ditentukan Pemerintah Indonesia. Protokol kesehatan ini ditujukan untuk mencegah penularan virus corona dan meminimalisir bertambahnya angka kasus infeksi. Hal ini bukanlah hal yang mudah, karena bukan merupakan suatu kebiasaan untuk kita semua akan tetapi kita wajib menerapkan protokol-protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk mengurangi penyebaran rantai virus corona.

  33. Kovid – 19 berpotensi musiman dan sebagian menganggap enteng hal tersebut contohnya masih banyak orang yang bandel untuk melakukan atau melaksanakan prokes padahal itu juga buat menjaga diri kita sendiri dan juga orang lain supaya sehat dan aman terhindar dari paparan virus, dan sekarang ini banyak yang semisal ada orang meninggal itu di bilang terkena kovid padahal kan belum tentu juga orang itu terpapar kovid jadi kita harus berasumsi bahwa virus terus memiliki kapasitas penyebaran dan tetep selalu jaga kesehatan dengan mematuhi prokes yang ada.

  34. saat ini pola hidup, sikap, dan perilaku masyarakat sudah berbeda dibanding sebelumnya. Hal itu pun berimbas kepada segala bidang yang menerapkan protokol kesehatan serta physical Distancing. ada banyak upaya untuk menanggulangi dan menghindari diri dari terpaparnya COVID-19, yaitu dengan menjaga kebersihan. Mulai dari Cuci Tangan Pakai Sabun, menggunakan masker, hingga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat , seperti berolahraga, makan makanan bergizi, menghindari rokok dan faktor yang mendatangkan stress. Mari kita lebih peduli lagi terhadap kesehatan dan kebersihan diri dan sekitar, agar tidak terpapar Covid-19.

  35. Virus corona adalah salah satu jenis penyakit menular yang awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini pertama kali terjadi di kota Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Kemudian menular dengan sangat cepat di berbagai dunia termasuk Indonesia. Virus ini dapat menyerang siapa saja terutama orang dengan daya than tubuh lemah dan orang dengan riwayat penyakit paru – paru. Gejala awal yang ditimbulkan yaitu deman, batuk kering, pilek, sesak nafas. Biasanya gejala ini muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah seseorang terinfeksi covid. Cara mencegahnya adalah dengan menerapkan protocol kesehatan yang diterapkan pemerintah, mulai dari mencuci tangan, memakai masker,dll.

  36. Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut. Pemeriksaan medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi COVID-19. Bagi setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas sangat direkomendasikan untuk segera mencari pengobatan, dan memberitahukan petugas kesehatan jika mereka telah melakukan perjalanan dari wilayah terjangkit dalam 14 hari sebelum muncul gejala, atau jika mereka telah melakukan kontak erat dengan seseorang yang sedang menderita gejala infeksi saluran pernafasan.
    Tidak ada batasan usia orang-orang dapat terinfeksi oleh coronavirus ini (COVID-19). Namun orang yang lebih tua, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi) tampaknya lebih rentan untuk menderita sakit parah.

  37. Dalam berbicara mengnai covid memang sekarang menyandang gelar sebagai penyakit yang sangat berbahaya yang bisa menyebabkan kematian, pertama kali ditemukannya virus corona ini banyak dari penelitan yang mengatakan bahwa kelelawarlah yang dianggap menjadi vektor karena penyakit virus corona yang berbeda termasuk SARS dan MERS terkait disana. virus ini menyebar melalui tetesan pernapsan, virus ini memang juga dikatakan dapat bertahan di permukaan selama ber jam-jam hingga berhari-hari pada suhu kamar (rata-rata 20 derajat celcius) . dalam mencegah virus ini kita dapat melakukan berapa cara yaitu seperti mencuci tangan, memakai masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan. jadi disini kita sebagai calon tenaga kesehatan harus bisa mematuhi perintah tersebut dan kita juga bisa memberikan penjelasan atau melakukan promosi kesehatan dengan mengajarkan cuci tangan yang bersih kepada adik kita atau keluarga kita dan kita juga dapat melakukan promosi kesehatan dengan membuat vidio di salah satu sosial media bagaimana cara agar kita terhindar dari virus corona.

  38. mohon maaf ijin bertanya Ada seseorang, setelah menerima vaksin Covid-19, pergi ke tempat yang banyak orangnya, menghadiri acara pesta pernikahan anaknya. Sekembalinya dari acara tsb, langsung masuk rumah sakit. Selang 3 hari kemudian, meninggal dunia, karena Covid. apakah benar setelah vaksin covid tetap bisa masuk dalam tubuh kita?

  39. Membahas pandemi yang menyerang yaitu infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan.Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

    Gejala umum termasuk demam, batuk, dan sesak napas.Gejala lain mungkin termasuk nyeri otot,produksi dahak, diare, sakit tenggorokan, kehilangan bau, dan sakit perut.Sementara sebagian besar kasus mengakibatkan gejala ringan, beberapa berkembang menjadi pneumonia dan kegagalan multi-organ.

    Oleh sebab itu, menjalankan protokol kesehatan menjadi hal terpenting yang harus dilakukan seperti mencuci tangan dengan air yang mengalir, memakai masker, jaga jarak, hindari berkerumunan dan tetap di rumah.

    Pastikan kamu memiliki persediaan obat-obatan dan disinfektan di rumah. Bila anggota keluarga ada yang sakit, berilah obat pereda gejala yang dijual bebas, kemudian segera temui dokter di rumah sakit. Disinfektan bertujuan untuk membersihkan permukaan benda yang terkontaminasi virus dari orang sakit.

    Menurut riset, virus corona terbaru atau SARS-CoV-2 bisa bertahan di permukaan benda,selama beberapa jam hingga hitungan hari. Bersihkan benda-benda yang rawan dihinggapi virus secara teratur. Misalnya gagang pintung, ponsel pintar, pegangan tangga, hingga telepon.

    Hingga kini pandemi virus Corona belum juga berakhir. Guna menekan kasus yang terus bertambah, pemberian vaksin COVID-19 mulai dilakukan.Pemerintah pun menganjurkan agar semua orang mendapatkannya.

    Vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin COVID-19 adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini.

    Vaksin COVID-19 diharapkan bisa menjadi solusi untuk menyudahi pandemi yang telah memakan banyak korban jiwa serta melumpuhkan aktivitas masyarakat, dan partisipasi kita dalam program vaksinasi ini akan sangat membantu pemulihan kondisi negara kita.

    Stay healthy

  40. COVID-19 merupakan penyakit akibat infeksi virus Corona atau SARS-CoV-2 yang menyerang sistem pernapasan. Sebagian orang yang terkena infeksi virus Corona bisa saja tidak mengalami gejala apa pun, tetapi banyak juga yang mengalami gejala. Biasanya, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2–14 hari setelah terpapar virus Corona.
    Gejala COVID-19 di minggu pertama yang paling umum muncul adalah demam, batuk kering, dan kelelahan. Gejala ini bisa mirip dengan flu biasa. Selain gejala tersebut, ada juga beberapa gejala COVID-19 lain yang bisa muncul, yaitu:
    1.Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium aroma (anosmia)
    2.Hidung tersumbat
    3.Mata merah
    4.Sakit tenggorokan
    5.Sakit kepala
    6.Nyeri otot atau sendi
    7.Ruam kulit
    8.Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, atau diare diare
    9.Menggigil
    10.Kurang nafsu makan
    Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang memiliki penyakit tertentu, perokok, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah, misalnya pada penderita kanker.

  41. saya percaya adanya covid ini ,karna Virus ini mendadak menjadi teror mengerikan bagi masyarakat dunia, terutama setelah merenggut ribuan nyawa manusia dalam waktu yang relatif singkat. Hampir kurang lebih 200 Negara di Dunia terjangkit virus corona termasuk Indonesia. Berbagai upaya dalam rangka pencegahan, pengobatan, dan sebagainya pun telah dilakukan dalam mencegah penyebaran virus corona, hingga lockdown dan social distancing di kota-kota besar sudah dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus korona. Dalam Islam wabah virus korona ini merupakan sebuah ujian bagi suatu kaum agar selalu mendekatkan diri kepada Allah. Islam juga mengajarkan istilah lockdown dan social distancing dalam rangka pencegahan penularan penyakit, sebagian para ulama menyebutkan Istilah penyakit ini disebut dengan Tho’un yaitu wabah yang mengakibatkan penduduk sakit dan berisiko menular.

  42. Menurut saya covid 19 ini adalah penyakit yang berbahaya karna sejak kemunculannya d tahun 2019 lalu membuat smua kalangan cemas. Smg dengan vaksin yg saat ini sedang d lalukan di berbagai daerah dapat menangulangi covid 19.

  43. Assalamualaikum Pak. Mohon izin berasumsi dan berpendapat🙏🏻
    Saya setuju dengan materi yang dipaparkan. Saat ini kita sedang berada di trend issue yaitu Covid-19. Covid-19 ini muncul sejak 2019. COVID-19 (coronavirus disease 2019) adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019.
    Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.
    Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.
    Virus ini menular melalui percikan dahak (droplet) dari saluran pernapasan, misalnya ketika berada di ruang tertutup yang ramai dengan sirkulasi udara yang kurang baik atau kontak langsung dengan droplet.
    Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS).
    Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
    Gejala-gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah penderita terpapar virus Corona. Sebagian pasien yang terinfeksi virus Corona bisa mengalami penurunan oksigen tanpa adanya gejala apapun.
    Guna memastikan diagnosis COVID-19 akan dilakukan beberapa pemeriksaan seperti :
    1. Rapid test untuk mendeteksi antibodi (IgM dan IgG) yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona
    2. Swab test atau tes PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi virus Corona di dalam dahak
    3. CT scan atau Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru
    Meskipun sekarang sudah serentak dilakukan vaksinasi covid tetap protokol kesehatan tetap dilakukan seperti physical distancing, memakai masker, rutin mencuci tangan dengan air dan sabun bisa juga dengan handsanitizer, meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin, beristirahat yang cukup, dan mencegah stress, tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah dan jaga kebersihan lingkungan, termasuk kebersihan rumah. Tetap mentaati peraturan pemerintah untuk kebaikan bersama.
    Jika masih ada yang tidak percaya dengan adanya wabah ini bahkan mengabaikan protokol kesehatan maka tugas kita sebagai nakes mencari tau alasan orang tersebut mengabaikan protokol kesehatan sebabnya apa, lakukan ide bagaimana caranya tetap memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait wabah ini dengan menjelaskan atau menceritakan asal mula sejarah wabah ini. Tugas seorang nakes adalah tetap memberikan promkes terkait ilmu kesehatan atau pendidikan kesehatan bagaimana cara menanggulangi penyakit, mencegah dan melakukan penanganan. Memberikan edukasi pendidikan kesehatan kepada masyarakat agar memudahkan perubahan perilaku dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan.
    Terimakasih🙏🏻

  44. Asumsi saya,
    Virus Corona adalah virus dari hewan yang dapat menular ke manusia maksutnya di sini adalah manusia memakan makanan yang tidak bersih, higenis dan sehat. Seperti kelelawar, tikus dsb karena hewan tersebut di makan orang China dan sepertinya tidak bersih dan higenis seperti yang saya tonton di YouTube. Karena itu virus tersebut masuk ke dalam tubuh manusia akhirnya menular ke lainnya lewat udara/waktu bersin. Karena itu jika kita tidak mau tertular kita harus menjaga kebersihan lingkungan kita dengan memakai masker, hand sanitizer dan tidak berkerumunan

  45. Ijin bertanya pak disekitar kita dan bnyk yg kita temukan itu mereka tidak menggunakan masker dan kita memberitahu mereka dan mereka balik bilang sama kita virus Corona itu tidak ada ! Dan apa tanggapan kita sebagai petugas kesehatan kepada mereka?

  46. Mohon ijin bertanya pak disekitar kita banyak yg masih belum percaya dgn adanya Covid 19 ini dan cara kita bagaimana seorang medis untuk menyakinkan mereka?

  47. Akhir-akhir ini berbagai negara di dunia, tengah dikejutkan dengan wabah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus bernama corona atau lebih dikenal dengan istilah Covid-19 (Corona Virus Disease-19). Wabah virus ini memang penularannya sangat cepat menyebar ke berbagai negara di dunia. Sehingga oleh World Health Organization (WHO), menyatakan wabah penyebaran virus covid-19 sebagai pandemi dunia.
    Sebagai dampak dari pandemi covid-19 ini, menyebabkan diterapkannya berbagai kebijakan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Upaya yang dilakukan pemerintah, adalah sebagai berikut :
    Physical Distancing | Social Distancing
    Yaitu himbauan untuk menjaga jarak diantara masyarakat, menjauhi aktivitas dalam segala bentuk kerumunan, perkumpulan, dan menghindari adanya pertemuan yang melibatkan banyak orang.

  48. Terimakasih pak sebelumnya, mohon izin bertanya di Madura saat ini sedang marak2nya orang meninggal mendadak tampa memiliki penyakit pak bahkan dalam sehari bisa ada 4 orng yang meninggal.
    lalu di desa saya kemarin sedang diadakan vaksin secara gratis oleh kabupaten disetiap kecamatan dan desa. Tapi banyak sekali masyarakat yang tidak mau divaksin karena mereka berasumsi vaksin itu membahayakan untuk nyawa mereka seperti ” didesa A kemarin di vaksin besoknya meninggal saya tidak mau menukarkan nyawa dengan vaksin” dan ada yang mengatakan ” vaksin dulu bayar sekarang gratis pasti itu obat sudah dicampur dengan yang aneh2″ padahal mereka belum tau manfaat dan mengenai efek sampingnya.
    alhasil tak ada satu orang pun yang datang untuk diberikan vaksin. Nah itu bagaimana cara kita sebagai tenaga kesehatan meyakinkan masyarakat bahwasanya suntik vaksin itu tidak seburuk yang mereka pikirkan dan hal apa yang harus kita lakukan.
    Mohon penjelasannya pak🙏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here