Beranda News DAMPAK COVID 19 BAGI DUNIA PENDIDIKAN

DAMPAK COVID 19 BAGI DUNIA PENDIDIKAN

276
12

Negara-negara di seluruh dunia mengambil tindakan kesehatan masyarakat dan sosial (public health and social measures) yang luas, termasuk penutupan sekolah, untuk mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19. Dari perspektif kesehatan masyarakat, memutuskan untuk menutup atau membuka kembali sekolah harus dipandu oleh pendekatan berbasis risiko mempertimbangkan epidemiologi COVID-19 di tingkat lokal, kapasitas lembaga pendidikan untuk menyesuaikan sistemnya beroperasi dengan aman; dampak penutupan sekolah terhadap hilangnya pendidikan, kesetaraan, kesehatan umum dan kesejahteraan anak-anak; dan kisaran langkah-langkah kesehatan masyarakat lainnya sedang dilaksanakan di luar sekolah. Keputusan tentang penutupan penuh atau sebagian atau pembukaan kembali harus diambil tingkat administrasi lokal, berdasarkan tingkat lokal penularan SARS-CoV-2 dan penilaian risiko lokal, serta bagaimana banyak pembukaan kembali pengaturan pendidikan dapat meningkatkan penularan di masyarakat. Fasilitas pendidikan yang ditutup sebaiknya hanya dipertimbangkan jika tidak ada alternatif lain.

Berdasarkan data terbaik yang tersedia, COVID-19 tampaknya memiliki beban langsung terbatas pada kesehatan anak-anak, terhitung sekitar 8,5%. kasus yang dilaporkan secara global, dan sangat sedikit kematian, Sebaliknya, penutupan sekolah memiliki dampak negatif yang jelas pada kesehatan anak, pendidikan dan perkembangan, pendapatan keluarga dan secara keseluruhan ekonomi. Pemerintah pusat dan daerah harus mempertimbangkan untuk memprioritaskan kesinambungan pendidikan dengan berinvestasi pada langkah-langkah komprehensif dan berlapis untuk mencegah pengenalan dan penyebaran lebih lanjut SARS-CoV-2 dalam pengaturan pendidikan, sambil juga membatasi transmisi di masyarakat luas.

Pendekatan berbasis risiko untuk pengoperasian sekolah dan Public Health And Social Measures komunitas lainnya dengan tujuan menjamin kelangsungan pendidikan anak. Akibat dari permasalahan yang terjadi dikalangan dunia saat ini berimbas pula pada kebijakan pendidikan di Indonesia dengan melakukan penutupan pendidikan pada daerah yang memiliki kecendrungan peningkatan kasus COVID-19, serta bagi daerah dengan tingkat kasus Covid 19 yang mengalami penurunan atau pada zona hijau dapat memberikan atau membuka proses pembelajaran dengan mematuhi “Protocol Distancing” serta adanya peraturan bagi sekolah yang mulai melakukan pendidikan yang meniti beratkan pada kebijakan pemerintah dan kebijakan instansi pendidikan tersebut.